Hasil Buruk Sejak Gabung MU, Alexis Sanchez Seharusnya Pilih Man City?
13
Agustus

By admin /

Baru-baru ini ada pengakuan datang dari pemain berusia 30 tahun, Alexis Sanchez dimana dirinya diyakini tidak akan terpuruk sedemikian dalam seandainya memilih Manchester City daripada Manchester United. Masa depan Sanchez masih jadi teka-teki sejauh ini. Dirinya terlihat menyesal dengan keputusannya untuk bergabung dengan MU.

Bursa transfer Premier League sudah ditutup. Dan Setan Merah dinilai sudah bekerja cukup baik untuk memenuhi kebutuhan sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Biar begitu, skuad MU dinilai sampai sekarang masih belum mencapai titik final.

Lalu sepekan terakhir ini, muncul lah kabar dan rumor yang mengatakan bahwa Mu sedang menimbang kemungkinan melepas pemain berkebangsaan Cile ini, ke Inter Milan. Saat ini kabarnya juga perwakilan kedua klub sedang bernegosiasi untuk menemukan solusi terbaik.

Sampai akhirnya kabar terbaru mengungkapkan  jika transfer ini bakal mengakhiri mimpi buruk Sanchez sejak mendarat di Old Trafford. Mengapa, simak informasi lebih lengkapnya berikut ini.

Noda Karier Sanchez

Jika kita flashback sedikit jika sebelum bergabung dengan MU, Sanchez adalah idola fans Arsenal. Dia selalu memikul beban tim seorang diri pada laga-laga sulit. Sanchez terbilang sebagai pemain terbaik mereka dan sudah banyak yang mengetahui hal tersebut.

Namun, sejak pindah ke MU, Sanchez belum benar-benar memberikan permainan terbaiknya. Bahkan dia dianggap sebagai produk gagal manajemen MU yang kacau-balau dalam beberapa tahun terakhir. Berikut ini adalah beberapa pendapat yang bisa di nilai.

“Saya merasa yakin bahwa Man City bakal mengelola dia [Alexis] lebih baik. Satu-satunya alasan saya mengatakan ini adalah Anda pasti lebih percaya diri dilatih Pep Guardiola daripada Jose Mourinho,” ujar analis Sky Sports, John Cross.

“Saya kira Solskjaer lebih senang mengentikan kepergian Sanchez dan ingin memulai segalanya dari nol. Ya, kepergian Sanchez bakal membuat MU tidak punya banyak pilihan.” Ujarnya kembali.

Pengaruh Buruk

Dari hari ke hari masalah Sanchez kian pelik karena dia merupakan pemain dengan gaji paling besar di MU dan yang pada kenyataannya dirinya justru lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Situasi ini membuat MU kerepotan menghadapi pemain-pemain lain yang menginginkan gaji sama besarnya dan yang pastinya beberapa kemampuannya melebihi Sanchez.

“Namun, untuk alasan apa pun, entah karena sosoknya [Sanchez] yang populer, atau karena gaji yang begitu besar, dia membawa pengaruh buruk pada ruang ganti dalam hal ada beberapa pemain yang iri padanya [gaji besar] dan apa yang sudah dia perbuat untuk mendapatkan itu,” imbuh Cross.

“Saya merasa positif untuk MU. Jika gagasannya adalah Anda harus menutup bursa transfer lebih baik daripada ketika dimulai, MU jelas sudah melakukannya.” Ujarnya.

“Saya yakin Solskjaer akan diberi waktu dan kesabaran,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *