Chelsea Kalah Karena Skuad Sekadarnya? Lampard Enggan Mengeluh
04
Agustus

By admin /

Sang pelatih Frank Lampard mencoba bersikap realistis usai melihat kekalahan Chelsea dari Manchester United pada pekan pertama Premier League 2019/20, yang sudah berlangsung pada hari Minggu tanggal 11 Agustus 2019 kemarin malam WIB. Sang pelatih mengakui jika permainan The Blues belum maksimal.

Kekalahan tersebut sedikit membuktikan bahwa embargo transfer merupakan hukuman yang berat. Sampai akhirnya Lampard tidak bisa untuk mendatangkan pemain baru di musim pertamanya sebagai bos Chelsea, dan itu adalah situasi yang sulit untuk di terima oleh pelatih mana pun.

Walaupun begitu adanya, Lampard sang pelatih yakin timnya sudah tampil sebaik mungkin. Meski dihajar empat gol tanpa balas oleh MU, Chelsea sempat tampil lebih dominan pada sebagian pertandingan tersebut. Sisi positif inilah yang coba dipahami Lampard dan ia terus koreksi untuk jadi lebih baik.

Informasih lebih lanjut yaitu Lampard juga menjelaskan alasannya memilih pemain-pemain muda. Simak berikut ini informasi lengkapnya.

Pelajaran Kejam

Lampard mengakui pertandingan itu melahirkan berbagai reaksi dari setiap para pemain. Dia mengakui jika dirinya senang dengan beberapa momen penampilan skuad Chelsea, tetapi juga merasakan kekecewaan ketika melihat timnya kebobolan empat gol. Tetapi lagi-lagi Lampard selalu belajar dari kesalahan agar kedepan lebih baik. Dan besar harapan para fans juga untuk para pemain dan pelatih segera mewujudkannya.

“Ada banyak elemen pertandingan itu yang saya sukai dan bagian-bagian yang tidak saya sukai dan fatal untuk kami. Saya tidak akan banyak mengeluh tentang tidak bisa mendatangkan pemain baru. Saya ingin bekerja, saya melihat banyak hal positif hari ini,” kata Lampard di Chelseafc.com.

“Fans melihat tim yang mencoba melakukan segalanya dengan benar, lalu pertandingan berbalik merepotkan kami dengan sangat cepat. Ini adalah pelajaran kejam bagi tim kami hari ini.” Ujarnya kembali kepada tim bet789club.com

Pemain Muda

Keputusan yang dikeluarkan Lampard yaitu memilih pemain-pemain muda pada pertandingan tersebut yang terbukti dengan pemilihan dua pemain yaitu Tammy Abraham dan Mason Mount sebagai starting line-up daripada pemain-pemain seperti Marcos Alonso, N’Golo Kante, dan Olivier Giroud.

Dan usai laga tersebut, Lampard menjelaskan alasannya mengapa dirinya mengeluarkan keputusan seperti demikian. “Saya tidak bisa memaksa para pemain dari ruang medis untuk bermain, entah mereka berpengalaman atau tidak,” lanjut Lampard.

“Pemain-pemain inilah yang memang layak bermain hari ini, dan kami jelas tim yang lebih baik selama 45 sampai 60 menit. Masalahnya kami membuat empat kesalahan individual yang berujung pada gol dari lima tembakan mereka, itu kenyataan pahit bagi kami,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *